akuntansi - kasus & solusi

kumpulan soal-jawab akuntansi

Rahmawati adalah seorang controller yang belum lama ini mendapatkan tugas untuk mengimplementasikan sistem manajemen biaya yang lebih canggih. Sebagai bagian dari proses implementasi sistem baru itu, dia perlu mengidentifikasi driver-driver aktivitas yang sesuai dengan perusahaan tempatnya bekerja. Dalam empat bulan terakhir, Rahmawati mengidentifikasi aktivitas-aktivitas di perusahaannya, kos-kos terkait aktivitas-aktivitas itu, serta driver-driver yang mungkin digunakan untuk setiap kos aktivitas.

Mula-mula, Rahmawati memilih aktivitas menggunakan judgement-nya sendiri berdasarkan pengalaman dan masukan dari para karyawan pelaksana aktivitas. Selanjutnya, dia menggunakan analisis regresi untuk mengkonfirmasi judgement-nya itu.

Rahmawati ingin menggunakan satu driver untuk setiap aktivitas dengan R2 sekurang-kurangnya 80%. Multiple regression akan digunakan jika dari driver tunggal tidak diperoleh R2 sebesar 80%. Sebagai contoh, aktivitas menginspeksi barang jadi menghasilkan R2 kurang dari 80% untuk setiap driver tunggal yang diujicobakan. Rahmawati yakin bahwa untuk aktivitas menginspeksi barang jadi itu, cost formula yang lebih baik dapat dikembangkan dengan menggunakan lebih dari satu driver, misalnya jumlah batch dan jumlah jam inspeksi.

Data yang dikumpulkan untuk jangka waktu 14 bulan disajikan sebagai berikut:

Multiple regression, reliability of cost formula

Instruksi

  1. Buatlah cost formula untuk inspection cost dengan menggunakan dua driver, inspection hours dan number of batches. Apakah kedua driver itu dapat digunakan? Berapakah R2 terkait formula yang diperoleh?
  2. Dengan menggunakan formula yang dihasilkan dari butir 1, hitunglah kos inspeksi jika jam inspeksi yang digunakan 300 dan jumlah batch yang diproduksi 30. Buatlah interval konfidensi 90% untuk prediksi ini.

St. Luke’s Medical Center (SLMC) menyediakan sejumlah layanan khusus, termasuk di antaranya neuroscience, cardiology, dan oncology. Reputasinya yang sangat baik dalam kualitas telah memudahkan SLMC untuk memperluas layanan yang dapat diberikannya. Saat ini, SLMC siap memperluas layanan orthopedic-nya dan belum lama ini telah menambahkan satu klinik orthopedic yang berdiri sendiri yang menyediakan layanan penuh rawat jalan, pembedahan, dan terapi fisik. Kos fasilitas orthopedic didepresiasi dengan metode garis lurus. Semua peralatan di dalam fasilitas itu diperoleh dengan sewaguna (lease).

Karena klinik itu belum berpengalaman dalam memberikan layanan rawat inap, SLMC memutuskan untuk menjalankan dulu pusat orthopedic-nya selama dua bulan sebelum menentukan berapa beban per hari pasien yang nantinya akan diberlakukan. Untuk sementara, klinik itu menetapkan beban per hari pasien $190, jumlah yang sama dengan yang dibebankan oleh rumah sakit di kota terdekat yang juga memberikan layanan sejenis.

Beban per hari $190 ini bersifat sementara dan akan dikenakan kepada pasien yang mendatangi pusat orthopedic dalam dua bulan pertama. SLMC memastikan bahwa jika operating cost sesungguhnya yang terjadi di klinik barunya itu dapat ditutup dengan $190 per hari pasien, beban itu akan diturunkan. Apapun yang terjadi, SLMC juga bertekad untuk tidak akan menaikannya. Jika setelah 60 hari beban per hari pasien diturunkan, SLMC akan menyesuaikan billing-nya untuk pasien-pasien yang masih dirawat pada saat beban baru diberlakukan.

Pusat orthopedic itu dibuka pada tanggal 1 Januari. Selama bulan Januari, aktivitas klinik itu berjumlah 2.100 hari pasien, sedangkan untuk bulan Februari berjumlah 2.250 hari pasien.

Kos-kos untuk dua tingkatan output aktivitas tersebut adalah sebagai berikut:



Instruksi
  1. Kelompokkan kos-kos di atas, tentukan mana yang termasuk fised, variable, atau mixed, dengan menggunakan hari pasien sebagai output driver.
  2. Dengan menggunakan metode high-low, pisahkan unsur fixed dan unsur variable dari kos-kos yang termaksud mixed dari jawaban butir 1.
  3. Lynley Jackson, administrator pusat orthopedic baru itu, mengestimasi rata-rata aktivitas 2.000 hari pasien per bulan. Jika pusat orthopedic itu akan dijadikan organisasi nirlaba, berapakah beban per hari pasien yang akan diberlakukan? Berapa yang merupakan beban variable? Berapa yang fixed?
  4. Anggaplah aktivitas rata-ratanya 2.500 per bulan. Berapakah beban per hari pasien yang akan dikenakan pusat orthopedic itu untuk menutupi kos-kosnya? Jelaskan mengapa beban per hari pasien turun dengan meningkatnya output aktivitas.